Saturday, 20 September 2014

KBB#42 Genoise

Bismillahirohmanirohim

Yuk ahh ngeblog lagii..hmm sungguh-sungguh merasa beratt kalo mau ngeblog ya. begitu banyak proses yang harus dilalui sampai dengan tahap *publish*. Apakah juga faktor usia yang semakin menua?? hahaha
Dan ngomongin usia, posting kali ini adalah perayaan  bertambahnya usia KBB. Artinya dah dua kali ultah ya aku ikutin event-nya. Alhamdulillah tambah banyak ilmunya..smakin aneh-aneh resep yang harus dieksekusi, smakin menambah pengetahuan. 
Seperti halnya resep kali ini adalah bikin GENOISE ..apaan tuhhh. Genoise semacam sponge cake, aslinya dari Italia.. rada-rada berhubungan dengan Genoa ya. Karena bersifat tradisional, genoise ini minim banget bahan-bahan kimia pengembang kue. Mengandalkan proses pengocokan telur diatas air panas, membuat adonan bisa mengembang sempurna seperti kalo kita pakai sp ovalet, baking powder dan lain lainnya.


 Resep lengkapnya dari mba Emma Isti :


Genoise Cake
sumber: Emma Isti

I. Chocolate Genoise
Bahan :
3 putih telur
6 kuning telur
115 gr gula kastor
40 gr terigu
40 gr coklat bubuk
50 gr mentega leleh hangat
1 sdt vanilla ekstrak

II. FILLING/FROSTING

White chocolate cheese frosting

Bahan :
200 gr white chocolate
200 gr cream cheese
250 gr mascarpone cheese
100 gr mentega tawar
100-125 gr icing sugar
1 sdt vanilla
75 gr coklat pekat parut bekukan sebentar*
75 gr Strawberry potong kecil/slice*


Caramel syrup
100-125 ml air hangat
100 gr gula pasir

Perasa kopi*
4 sdt kopi instant
2 sdm air hangat

III. GARNISH
Sabuk coklat/Lace chocolate wraps:
200 gr coklat pekat (dark chocolate)/white chocolate
Paper cone/plastic piping
100 gr Fresh strawberry
Chocolate curl/cigarette


  1. Panaskan oven 180 C. siapkan loyang bulat ukuran 20 -22 cm, olesi minyak/mentega, alasi bagian bawahnya dgn kertas roti/anti lengket.
  2. Campur terigu dan coklat bubuk ayak 2-3 kali, sisihkan
  3. Lelehkan mentega hingga terlihat minyak bening agak sedikit kecoklatan dengan endapan dibawah, saring dan sisihkan.
  4. Panaskan air hingga mendidih, kecilkan api dan jaga air tetap panas, gunakan panci yang sedkit lebih kecil dari wadah kocokan telur.
  5. Putih dan kuning telur dipisah. masukan putih telur kocok hingga berbuih, tambahkan gula sedikit demi sedikit sampai gula habis dan larut, kocok dengan kecepatan tinggi hingga soft peak. Masukan kuning telur satu persatu, dan lanjutkan ke tahap 6-10
  6. Pindahkan dari panci bain marie tadi, kemudian lanjutkan mengocok dengan kecepatan tinggi hingga putih dan kental (jika diangkat tidak mudah meluncur/sudah berjejak seperti pita), kemudian turunkan kecepatan kocok kembali kurang lebih 3 menit .
  7. Masukan campuran terigu dan bubuk coklat bertahap 2-3 kali, aduk rata,
  8. Ambil sedikit adonan ,campur dengan mentega yang sudah dilelehkan kemudian aduk rata dan campurkan kembali ke dalam adonan . Aduk dan pastikan hingga semua tercampur rata.
  9. Tuang ke dalam loyang, bake selama 25-30 menit hingga permukaannya kecoklatan dan bagian kue pinggir mulai lepas.
  10. Keluarkan dari oven, balikkan loyang dan dinginkan sebentar. Lepaskan kue dari loyang dengan bantuan pisau mengelilingi sisi loyang kemudian lepaskan juga kertas pada bagian bawah kue.

FILLING

  1. Lelehkan coklat putih, sisihkan
  2. Kocok cream cheese dan mentega (dalam keadaan lunak/lembek)
  3. Tambahkan coklat leleh, gula halus, keju mascarpone dan vanilla ,kocok terus hingga tercampur rata dan creamy.

Caramel syrup:
  1. Panaskan panci, kemudian masukan gula, biarkan gula larut kemudian aduk hingga semua larut dan berwarna kecoklatan. Angkat panci dari api, tuang air panas perlahan, hati2 saat menuangkan air. Kemudian aduk rata dan panaskan kembali hingga semua gula larut , tidak ada gula yang menggumpal, tambahkan vanilla.


Sabuk Coklat/Lace Chocolate Wrap

  1. Potong coklat kecil-kecil, tim dan aduk sesekali hingga semua coklat leleh.
  2. Siapkan mika ring cake atau parchment paper, ukuran disesuaikan dengan keliling dan tinggi cake, lebihkan 2 cm untuk keliling cake dan 1cm untuk tingginya. Panjang sabuk kira-kira 65 cm untuk loyang 20 dan 72 cm untuk loyang 22. Tinggi sabuk disesuaikan dengan tinggi cake hasil masing-masing.
  3. Siapkan pola lace, atau langsung gambar pada parchment paper, dibagian yang tidak licin.
  4. Tuang coklat leleh dalam paper cone atau piping plastic, gunting sedikit ujungnya.
  5. Bila menggunakan mika plastik, gunakan double tape untuk lekatkan pola pada plastik. Sedangkan untuk parchment paper, gunakan sisi yang licin atau yang tidak digambar.
  6. Aplikasikan coklat sesuai pola. Agar hasilnya cantik, tebalkan karakter gambar yang akan ditonjolkan terlebih dahulu, kemudian rekatkan dengan garis lurus, lengkung sebagai penghubung. Seluruh garis dan bentuk gambar harus saling terkait, agar sabuk tidak mudah patah.
  7. Saat setengah set, tempelkan sabuk coklat disekeliling cake. Pastikan semua tertempel pada dinding cake

Assemble Cake

  1. Potong genoise menjadi 2 lapisan. Timbang cheese frosting @ 250 gr untuk filling.
  2. Masukan 1 lapisan genoise ke dalam cake ring (bisa juga spring form), perciki dengan karamel sirup, jika suka aroma kopi bisa tambahkan kopi yang sudah dilarutkan dengan air.
  3. Tambahkan frosting tadi pada lapisan genoise ratakan dengan spatula atau spuit dengan piping bag. Taburi dengan coklat parut yang sudah dibekukan atau potongan strawberry (sesuai selera).
  4. Tutup dengan lapisan genoise kembali, dinginkan 30 menit agar frosting lebih kokoh.
  5. Lepaskan ring, tutup semua permukaan kue dengan sisa frosting. Ini juga bisa dilakukan bertahap, oleskan tipis seluruh cake. Dinginkan kembali kira-kira 10 menit, kemudian oleskan kembali hingga seluruh cake tertutup merata dengan frosting.
  6. Tempelkan sabuk coklat yang sudah setengah ngeset, mengelilingi cakes sampai batas titik awal sabuk ditempelkan. Biarkan sisa kelebihan wrap terlepas, agar mudah melepaskan coklat nantinya.
  7. Spuit keliling pinggir permukaan kue dengan sisa frosting. Taburi coklat serut/chocolate cigarette/curl atau sebagian buah strawberry yang dicelup dengan coklat
  8. Dinginkan, kemudian lepaskan kertas/plastik sabuk coklat dengan hati-hati. Potong dengan pisau panas sisa sabuk coklat yang menempel menutupi kertas/plastik sabuk saat pertama di tempelkan. Jika kertas/plastic sudah terlepas, tutup bagian coklat yang terkelupas atau rusak dengan coklat cair.
  9. Lepaskan cake dari ring/spring form bila menggunakan , chocolate genoise with cheese frosting siap dinikmati.


Catatan :
  1. Gunakan tepung protein rendah, cookies & cake flour (di Indonesia kunci biru salah satunya)
  2. Gunakan coklat yang sudah diproses (Dutch processed cocoa), jika menggunakan natural cocoa powder, sebaiknya dilarutkan dengan air hangat dan dicampurkan dengan mentega leleh, baru kemudian di campur ke dalam adonan.
  3. Untuk menghindari penggumpalan, sebaiknya bubuk kakao dan tepung diayak beberapa kali.
  4. Dalam panci bain marie didihkan air kemudian kecilkan api dan jaga air tetap panas walau tidak harus mendidih lagi.
  5. Bila tidak ada gula kastor, bisa digantikan dengan gula pasir biasa.
  6. Untuk Frosting, cream cheese dan mentega sebaiknya dalam agak lunak.
  7. Jika mascarpone sulit didapat, bisa dipakai cream cheese seluruhnya.
  8. Gunakan Baloon Whisk /spatula /scraper yang besar agar lebih merata dan mempercepat proses pengadukan, sehingga adonan tidak banyak turun karena terlalu lama proses pengadukan.
  9. Cake ring / spring form cake saat pelapisan cake dengan frosting dipakai untuk memudahkan dan menghasilkan lapisan yang rapi saja, jika tidak ada bisa diabaikan.
  10. Untuk membuat sabuk coklat, diperlukan area yang luas, jika tempat tidak memungkinkan plastik mika/parchment paper bisa dibagi 2 sebelum di gambarkan pola lace dengan coklat.

Alhamdulillah..lunas sudah janji bakti..halah..sudah setor n dapet logo lulus. Happy birthday KBB ke 7. Tetap memberi ilmu-ilmu baru sehingga aku tambah pinter n punya alasan untuk update blog.



Sunday, 27 July 2014

Kurtos Kalacs for KBB#41

Bismillahirohmanirohim

Bikin kurtos kalacs adalah tantangan KBB ke 41.. yeayy sukaa sukaa. Apaan sih kurtos kalacs? Roti ini aku ktemunya pas jalan ke KL..di foodcourtnya  Suria KLCC. Pertama kesitu ternyata ditolak ikut antri.. katanya dah ga keburu alias terlalu panjang antriannya. Okee..besoknya aku kesitu lagi ternyata masih sepi..hehe. Yang bikin tertarik adalah sistem open kitchen..sehingga bisa lihat aktivitas bikin rotinya..dari mlintir-mlintir sampai dioven dan lanjut finishingnya yaitu dioles topping sesuai pesanan.
Dann..ternyata rasa penasaran terjawab..roti unik ini ueanakkk..hiks..nyesel kenapa cuma beli satu

Darimana asal muasal si KK? Ternyata datangnya dari Hungaria, kurtos ini bahasa sana yang artinya cerobong ..karena bentuknya yang kayak cerobong asap. Diluar roti bisa dibiarkan polos aja ataupun dioles aneka topping sebagaimana roti biasa.



Resep Kurtos Kalacs sesuai surtjin dr milis 
sourc
Kristy

Bahan :
500gr bread flour
200ml susu hangat
3sdm gula
2sdm ragi
2butir telur
5sdm corn oil
1/3sdt garam

Cara menyiapkan alat :
* rolling pin dibungkus dengan alumunium foil, lalu dibungkus dengan kertas roti
* baking tray disiapkan sehingga bisa untuk menempatkan roling pin tanpa takut menggelinding
* aku pake karton roll yang ada di dalam tissue roll yang dibungkus alumunium foil juga 

Cara membuat kurtos kalacs :
  1. Campurkan susu, gula dan ragi selama 5menit hingga berbuih
  2. Dalam mangkuk yang berbeda, campurkan bahan tepung dan garam secara merata
  3. Buat lubang detengah tepung, tambahkan minyak, telur dan campuran susu
  4. Aduk rata, kemudian uleni sampai adonan terasa lembut, apabila adonan melekat, janganlah tambahkan tepung, tetapi teteskan minyak
  5. Biarkan fermentasi selama 1jam
  6. Pindah ke atas meja, dan uleni kembali sampai lembut, bagikan menjadi 6bulatan
  7. Buat masing-masing menjadi roll sekecil mungkin, kemudian lilitkan ke rolling pin
  8. Putar dan sedikit ditekan ke atas meja yang telah ditaburi gula
  9. Oven dengan suhu 200 C sampai matang
  10. Beri topping sesuai selera atau biarkan polos
Nah, jadilah sudah kurtos kalacs ku, memang belum puas karena belum bisa menyerupai KK yang aku beli di KL. tapi setidaknya udah tau step by stepnya, next time kalo ada mood mau coba lagi lahya.





Tuesday, 15 July 2014

Pukis Banyumas

Bismillahirohmanirohim

Sbetulnya agak-agak berfikir,, kenapa jajanan jadul sekarang demikian menarik, eksotis dan begitu menggoda..pokoke ngangenin ..seperti pengen ktemu-ktemu lagi..hehe
Pun ketika bolak balik membaca sharingnya teman-teman FB tentang si Pukis Banyumas buatan mba Rina Rinso. Tentunya membaca testimoni yang rata-rata menyatakan puas, nagih, enak banget..wahh penasaran seperti apa sih??.. 
Pukis ini dulu-dulu kurang aku lirik sih, misalnya dia berbaris disampingnya risoles, martabak, pastel..yahh terusterang pukis ini ga bgitu aku pilih. Tapiii balik lagi..knapa yang curhat pukis resep mba Rina ini bgitu menarik yaa.. dan karena dah bisa bikin risoles, martabak (halah sombong)..tapi belum nyoba bikin pukis, makin penasaran untuk segera nyoba.
Pulang kampung kmaren jadi membulatkan tekat untuk beli cetakan pukis ke cik Yuli... ehh sempet juga direyen..bikin pukis di Magetan. Sukses dong..pake resep NCC..tapi sayangnya ga aku poto-poto. Dan kali ini aku kudu bikin yang pake resepnya mba Rina. 






Resep yang aku copas dari blog mba Rina Rinso

Bahan :
4butir telur
300gr gula pasir
500gr tepung trigu serbaguna
1/2bungkus ragi instans
sejumput vanili bubuk
santan 750ml
1/2kaleng susu kental manis
1/2sdt garam
3lbr daun jeruk
200gr margarin
30gr butter

Cara membuat :
1. Rebus santan berikut daun jeruk dan garam, kemudian sisihkan sampai hangat
2. Campurkan bahan kering seperti trigu, vanili, ragi
3. Mixer gula dan telur sampai mengembang, kemudian masukan bahan kering dan santan secara bergantian. Bisa sambil dimixer kecepatan rendah atau pake whisker aja

4. Masukan campuran margarin dan butter yang telah dilelehkan
5. Ambil sedikit bagian untuk diberi warna atau rasa, misalnya bubuk coklat, pandan sesuai selera
6. Diamkan selama minimal sejam, kemudian cetak dan panggang sampai matang

Karena satu resep jadinya buanyak, aku bikin setengah resep itupun juga kebanyakan. Selalunya kan begini ya..kalo buka puasa tuh baru minum n makan sdikit ah berasa kenyang banget. Eh tapi pukis yang dah mateng aku ujicoba juga simpan di tempat tertutup ternyata sampai besok sorenya masih oke n ga basi.
Ga afdol kalo ga ngasi testimoni yaa.. hehe..dah confirm lah ini pukisnya uenak..bahan-bahannya aja premium bgitu. Empuk n manisnya pas..meski dah lama ga jadi keras n ga berkurang rasanya. Terimakasih to mba Rina yang sedemikian baik hati utak atik resep kemudian membagikan ilmunya.. kapan ya aku bisa menginspirasi orang seperti itu..hehe




Sunday, 13 July 2014

Kroket



Bismillahirohmanirohim

Masih berasa hingar bingar pilpres 2014...betapa dunia maya dipenuhi sumpah serapah, kata-kata kasar seperti ringan saja dituliskan oleh teman-teman laki perempuan tua muda, belum lagi bermunculan kejutan2 karakter2 baru yang tak terbayang ada pada seorang teman yang nampak santun. Duh.. apa demikian pedulinya mereka pada nasib bangsa atau hanya menurutkan emosi untuk terlihat gaul, paling mengerti permasalahan seluk beluk capres? bahkan tanpa mengkaji lebih dalam, bisa sedemikian mudah menyebar berita2 yang tak jelas kebenarnnya.
Huffttt... meskipun dada terkadang terasa sesak untuk mengingatkan..tapi siapalah aku, masih sangat jauh ilmuku, nyaliku, kalo kemudian harus berujung saling beradu argumen..hehe. Disisi lain, apa yang sedang berlaku juga membuatku lebih bisa memahami konflik2 yang nyata ada didepan mata..apapun itu seringkali kita harus bisa menahan diri untuk tidak buru2 berkomentar bila ada perselisihan antar teman. Benar menurut kita belum tentu buat orang lain, apalagi kalo sedang emosi maka logika akan sulit sekali dipake.
Yaaa..kenapa yaaa kok orang yang hobi fitnah, hobi mengadu domba, tidak taat aturan tapi malah terlihat selalu beruntung hanya karena dia dekat dekat dengan penguasa??. Hei..tunggu dulu..itu kan penilaian kita, dan betulkah dia beruntung?..hmm kukembalikan pada diriku sendiri. Aku tidak nyaman dengan orang seperti itu, smoga aku tidak mempunyai sifat sedemikian. Amin..

Nah.. yang ini untuk kembali membangkitkan semangatku *well.. I miss my old days..I loved what I did n I did what I love* yuk bikin kroket.. yang nyatanya ketika dikerjakan dengan ringan dan penuh rasa syukur..smuanya lancar dan balasannya adalah senyum manis dari permata hatiku kala berbuka puasa.. enakkk mamahhh.. Thanks God.. I will keep my moody on the track. 


Resep yang aku pakai sama dengan kroket disini. Meski demikian, kali ini aku ga plek-plek nimbang dengan akurat.. seadanya bahan aja. Uniknya di tengah jalan ketika abis jemput anak-anak pulang skolah..tiba2 ada ide untuk ngegoreng kroketku pake happy call. Knapa? yaa untuk meminimalisir kroketnya pecah..juga buat irit minyak..hehe.. Alhamdulillah sukses menurutku, meski ada sedikit garis-garis kayak grill tapi ga sampe gosong..malahan kroketnya mateng dengan sempurna. dipiring juga tidak meninggalkan minyak yang berlebihan. Yeay.. happy banget nemu ide yang berhasil dieksekusi.
Berbuka puasa dengan kroket dan teh manis.. nyam nyam..bahagianya apalagi melihat mata ceria anak-anaku. So buat apa sedih2 mikirin yang ga penting..kalo malah membuat kita lalai membahagiakan orang2 terdekat kita..  Yuk bersyukur ..berbahagia mulai dari hal-hal kecil disekeliling kita. Jadikan kata-kata atau sikap ga baik dari rekan atau sodara sebagai sarana mendewasakan diri kita. dan yang penting ga perlu serta merta bereaksi .. diamkan aja dulu. Mungkin suatu saat kita justru nemu kebenaran dengan sendirinya tanpa perlu menunjukan kesalahan mereka.



Monday, 7 July 2014

Pretzel


Bismillahirohmanirohim
Mau bayar utang untuk postingan tantangan LBT bulan Mei lalu.. hanya sempat njeprat njepret tapi dah ga punya waktu posting resep karena persiapan mudik
Pretzel ini lagi booming juga di Malaysia.. bentuknya yang besar dan manis cukup mengenyangkan. Yang beken disini sih namanya Aunty Annie kalo ga salah.



Resep yang aku pake dari blog yammiesnoshery.com

Bahan :
2cups susu segar
1 1/2sdt yis
6sdm brown sugar
4sdm butter, dilelehkan
1 1/2cups tepung serbaguna
2sdt garam halus

1/3cup baking soda
3cups air hangat
garam kasar (coarse salt)
8sdm butter, lelehkan dalam wadah ceper

Cara membuat :
1. Hangatkan susu segar, kemudian campurkan yis dan aduk rata, sisihkan kurang lebih 3menit
2. Masukan butter dan gula, aduk rata
3. Masukan tepung 1cup kemudian garam, lakukan bertahap sampai tepung habis
4. Uleni selama 10menit kemudian istirahatkan selama 1jam
5. Siapkan oven pada suhu 180-200 C
6. Kempiskan adonan kemudian bagi menjadi 12 bulatan
7. Roll sekecil n sepanjang mungkin, kemudian bentuk pretzel
8. Campurkan airhangat dengan baking soda, celupkan pretzel kedalamnya
7. Susun pada loyang dan taburkan garam kasar
8. Oven selama 7-11menit.. angkat
9. Aku pake taburan gula merah dan kayumanis

Selesai



Brongkos

Bismillahirohmanirohim

Memasuki minggu ke dua puasa..mood masak belum kembali ditambah anak-anak pada sakit plus plus suami sibuk urusan pemilu..hehehe..malah ngisi waktu dengan klak klik foto lama. Tiba-tiba nemu foto brongkos yang belum ke upload. Jadi ngeces sendiri..besok mau ke pasar ahh bikin si brongkos buat menu buka puasa..
Brongkos ini adalah makanan khas jogja ya..dia berkuah kental dan berwarna coklat kehitam-hitaman seperti rawon. Memang mirip rawon karena salah satu bumbunya pun pake kluwak. Hanya isinya biasa dikasi potongan tahu dan kedelai merah atau dijawa disebutnya kacang tholo. Makanan ini sangat seksieh karena bumbu-umbunya yang lumayan jangkep atau lengkap.. biasanya dah ga pake lauk apa-apa lagi dah pada puas..hehe


Berikut resep brongkos yang aku ambil dari buku resep Dapoer Iboe :

Bahan :
300gr daging sapi, direbus dan dipotong kotak-kotak
4butir telur ayam, direbus dan kupas (ga pake juga fine aja)
2buah tahu putih, belah jadi 4
10buah tahu pong dipotong-potong
50gr daun melinjo (kalo ada)
100gr kacang tolo
50gr kulit melinjo (kalo ada juga)
5buah cabe rawit 
santan secukupnya
50gr gula jawa
daun salam, daun jeruk, lengkuas keprek dan serai

Bumbu yang dihaluskan :
6buah cabe merah, rebus dan tumis sampe kecoklatan kemudian haluskan
4siung bawang merah
3siung bawang putih
1ruas kencur
1/2sdm ketumbar
1sdt terasi
1/2ruas kunyit
2butir kemiri
1/2ruas jahe
3butir kluwak
garam secukupnya

Cara membuat :
1. Panaskan rebusan daging yang telah dipotong
2. Masukan kacang tolo dan telur
3. Tumis bumbu halus gingga matang
4. Masukan ke dalam rebusan bersama sisa bahan, kecuali cabe halus dan cabe rawit
5. Masukan santan dan biarkan mendidih
6. Masukan cabe halus tumis dan cabe rawit
7. Selesai